Waktu nyensus kemaren,
“Saya ga mau bayar pajak, nanti uangnya ditilep gayus!”
…halah..itu lagi..bosen!
Mbuh lah. Ga mau bayar pajak juga ga papa. Satu Endonesa pd boikot bayar pajak jg ga papa. Bebas, namanya juga negara merdeka. Tapi ya itu, harus siap dengan konsekuensinya. Setiap sebab pasti akan berujung pada akibat…halah.
Kalo ga salah negara ini bisa jalan karena didanai oleh pajak. Kontribusi penerimaan pajak di APBN 2011 kurang lebih sebesar 77,2%. Secara ekstrem, bayangkan saja jika satu Endonesa tidak mau mbayar pajak. Ga ada lg duit buat bayarin gaji polisi, guru, dokter, tentara, etc. Ga ada yg namanya subsidi listrik, bbm, pangan. Ga ada yg namanya pembangunan sekolah negeri, rumah sakit negeri, jalan raya, jembatan. Pemerintahan yang tadinya ada karena dipilih rakyat…ambruk, berkuasalah mereka yang kuat dan berduit. Lantas segala macam layanan publik jadi bisnis orang berduit. Siapa yang jadi korban? tentu saja wong cilik.(horotoyo…lha situ wong cilik , kok berani-beraninya menyoal ga bayar pajak?!). Read more »
Filed under: Untuk Indonesia | Leave a Comment »